Mempersiapkan Generasi Masa Depan Bangsa melalui Pendidikan

Oleh: Hans Geni Arthanto, MA

Mempersiapkan Generasi Masa Depan Bangsa melalui Pendidikan

Pendidikan diyakini sebagai salah satu pilar penting lam pembangunan masyarakat pedesaan, Indonesia dengan populasi lebih kuran 220 juta jiwa, 70% nya diperkirakan tinggal di pedesaan dengan pergumulan yang khas seperti kemiskinan, penyakit, keterbelakangan, serta hidup statis. Keterbelakangan yang dimaksudkan adalah ketertinggalan masyarakat desa dari masyarakat kota karena kurang atau bahkan tidak adanya akses terhadap perkembangan pembangunan, seperti sarana pendidikan mulai memadai.

Pemerintah menyadari hal ini, hingga telah berupaya mendirikan berbagai sarana pendidikan. Hampir di setiap desa telah didirikan sekolah dasar dan di setiap kecamatan didirikan SLTP dan SMU. Sedangkan untuk pendidikan usia dini (kelompok bermain anak-anak) segala sesuatunya diserahkan kepada masyarakat. Namun demikian karena luasnya wilayah Indonesia dengan jumlah penduduk yang banyak, maka tidak dapat dipungkiri bahwa masyarakat pedesaan, pemuka masyarakat, maupun orang tua di desa pada umumnya belum menyadari pentingnya pendidikan, bahkan kalaupun ada, kualitas pendidikan di pedesaan masih sangat diragukan.

Jumlah anak usia taman kanak-akanak di Indonesia diperkirakan ada 12, 5 juta , dan jumlah taman kanak-kanak yang baru menampung 12, 16 %nya saja , dan sebagian besar ada di perkotaan. Bila hal ini dibiarkan, maka desa akan tetap terbelakang.

Mencermati pergumulan masyarakat dan menyadari pentingnya pendidikan dalm proses pembangunan masyarakat, maka Pelayanan Desa Terpadu (PESAT) mengambil inisiatif untuk mebangun desa , mencerdaskan bangsa.

Dengan mendirikan tamn kanak-kanak dan sekolah-sekolah di pedesaan, PESAT bermaksud menyediakan sarana pendidikan berkualitas yang terjangkau masyarakat, membentuk karakter anak didik agar berkarakter luhur, mempersiapkan generasi yang cerdas dan beriman, menyiapkan dasar-dasar pendidkan yang kokoh bagi pendidikan selanjutnya serta menyadarkan orang tua dan masyarakat akan pentingnya pendidikan.

 

Taman Kanak-kanak

Fokus pelayanan pendidikan dari Yayasan PESAT diarahkan pada pendirian taman kanak-kanak. Selain dimaksudkan untuk mengisi lapisan pendidikan yang tidak dikerjakan oleh pemerintah juga karena menyadari masa kanak-kanak adalah masa pembentukan karakter yang snagat penting. Pada masa ini anak-anak dibimbing agar bertumbuh secara holistic baik aspek motorik, intelek, emosi, social, dan spiritualnya. Karena itu, bila kita dapat mempergunakan masa ini untuk menanamkan nilai-nilai hidup yang luhur, niscaya kelak akan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berjiwa luhur.

 

Sekolah Asrama

Khususnya di daerah Papua (Irian) yang sangat terbelakang disbanding daerah lainnya di Indonesia, dikembangkanlah sekolah dengan pola asrama. Ada dua lasan utama yang mendorong, yakni:

Alasan Kultural : Dalam masyarakat Papu, anak yang berusia 7 tahun sudah dianggap dapat mengerjakan segala sesuatu secara mandiri. Bahkan perhatian orang tua lebih banyak diberikan kepada binatang peliharaan ketimbang anak. Karena itu anak-anak pada umumnya terabaikan baik dalam aspek kasih sayang dan perhatian, maupun dalam hal pemenuhan makanan bergizi dan pola hidup sehat.

Alasan Historis : banyak tokoh-tokoh Papua saat ini adalah hasil pendidikan masa lalu yang berpola asrama. Karena itu para pemimpin menyadari bahwa pendidkan dengan pola asrama telah memberikan andil dalam menyiapkan mereka menjadi pemimpin masa kini.

 

Investasi Jangka Panjang

Sejauh ini PESAT telah mendirikan 80 taman kanak-kanak di seluruh Indonesia, serta 2 sekolah berasrama (SLTP di Nabire dan SD di Wamena). Pelayanan pendidikan,pada hakekatnya adalah investasi jangka panjang. Kita tidak dapat melihat hasilnya seketika. Mungkin 15 samapi 20 tahun ke depan barulah tampak hasil pelayanan tersebut. Kini bersediakah saudara berpartisipasi mendukung pelayanan ini?

Other Article

Copyright © 2017 PESAT. All rights reserved.