Home Tentang PESAT Kerjasama Dukung Kami Surat Pembaca Hubungi Kami
Language Selection
Switch to English

 

 

Menolong Korban Sinabung

___________________________________________

Tim Relawan dari Sentra PESAT di Sibolangit diterjunkan untuk melakukan survey di lokasi-lokasi pengungsian, yang disusul kemudian pada 10 April 2014 mendistribusikan bantuan sebanyak 4 mobil ke 3 lokasi pengungsian.

Lokasi pengungsian yang disasar bantuan PESAT antara lain:
1. Posko Champion yang terletak daerahKabanjahe yang dihuni oleh pengungsi dari Desa Sukameriah, desa yang masuk zona merah karena berjarak 3 KM dari puncak Gunung Sinabung. Kondisi desa Sukameriah sudah hancur dan tertutup debu vulkanik. Posko Champion dihuni oleh 98 KK pengungsi yang terdiri dari 309 jiwa, 26 diantaranya adalah balita.

2. Posko Gudang Jeruk yang terletak di desa Surbakti – Berastagi, 8 Km dari Sinabung yang menampung pengungsi dari berbagai desa yang berjarak rata-rata 4,6 km dari Gunung Sinabung. Jumlah pengungsi yang ada di Posko Gudang Jeruk 204 KK (554 jiwa, 73 diantaranya balita).

3. Posko Tiganderket di Desa Tiganderket-Kabanjahe, posko ini menampung 189 KK asal desa Selanda yang berjarak 5 KM dari Gunung Sinabung.

4. Kelompok Keluarga Binaan sebanyak 8 KK yang dibina PESAT yang terkena dampak erupsi juga disasar bantuan, mereka berada di desa Payung – Kabanjahe.

Menolong Pengungsi Sinabung

Bantuan yang didistribusikan melalui posko-posko di sana adalah berupa; sabun cuci, sabun mandi, pasta gigi, minyak goreng, mie instan, telur, kecap, shampo, biskuit, air mineral, minuman anak-anak, sayur-mayur, pakaian, dan uang tunai.

Menolong Pengungsi Sinabung

Gunung Sinabung di Dataran Tinggi Karo, Sumatera Utara ini tidak pernah tercatat meletus sejak tahun 1600, tetapi mendadak aktif kembali dengan meletus pada tahun 2010, 2013, dan berlangsung hingga kini.
Letusan-letusan terjadi berkali-kali setelah itu, Pada tanggal 24 November 2013 pukul 10.00 status Gunung Sinabung dinaikkan ke level tertinggi, level 4 (Awas). Penduduk dari 21 desa dan 2 dusun harus diungsikan. Status level 4 (Awas) ini terus bertahan hingga memasuki tahun 2014. Mulai tanggal 4 Januari 2014 terjadi rentetan kegempaan, letusan, dan luncuran awan panas terus-menerus sampai hari berikutnya. Hal ini memaksa tambahan warga untuk mengungsi, hingga melebihi 20 ribu orang, dimana diperkirakan 35%-nya adalah balita dan anak-anak.

 
 

 

 

GEMPA dan TSUNAMI MENTAWAI

Bantuan untuk Sipora dan Pagai
Gempa berkekuatan 7,2 skala Richter mengguncang Mentawai, Senin 25 Oktober 2010 pukul 21.42 WIB dan memicu tsunami setinggi pohon kelapa. Hingga lebih sepekan pascatsunami misi kemanusiaan ke sana masih terhalang badai.

Tim Bantuan Kemanusiaan PESAT “Melayani Sesama” akhirnya mendarat di Kecamatan Sipora Selatan, Pulau Sipora (7/11). Bantuan yang pertama ini didistribusikan kepada 231 KK di 3 dusun di Desa Bosua (dusun Ketiet, Mongan Bosua, dan Sao). Dua hari setelahnya armada bantuan pun berhasil mendarat di pantai Desa Malakopak di Pagai Selatan (9/11), mendistribusikan bantuan kepada 75 KK. Di seluruh Sipora dan Pagai Utara-Selatan bantuan sampai ke tangan 222 anak dan 25 guru di 7 TK PESAT di sana.

 
distribusi bantuan di dusun Katiet, desa Bosua, Sipora Selatan

Cuaca ekstrim, tingginya gelombang laut dan badai merupakan penghalang utama untuk mencapai desa-desa korban bencana di bagian selatan, bahkan hingga lebih sepekan pascatsunami. Bantuan yang telah berhasil sampai terdiri dari; Beras, gula pasir, mie instan, ikan sardines, biskuit, susu, tikar, selimut, pakaian dalam, dan lentera. Sementara bantuan kedua masih diupayakan untuk bisa didistribusikan ke desa-desa lainnya.

 

Peta distribusi bantuan kemanusiaan PESAT di Mentawai  

 

 

peta distribusi bantuan di mentawai 7-9 Nopember 2010
   
   
distribusi bantuan di dusun Monganbosua, desa Bosua, Sipora Selatan    
   
     



fbShare      
       
     

Bantuan Kemanusiaan pada Gempa Padang ;

Menolong Ribuan Korban Selamat

Gempa 7,9 skala ritcher menguncang Sumatera Barat (30/09/09). Gempa membuat Pariaman dan kota Padang  luluh lantak. Tercatat 1.195 orang ditemukan tewas dan 119.005 unit bangunan warga roboh. PESAT membantu ribuan jiwa yang selamat.
     
Korban meninggal  paling banyak berada di kabupaten Pariaman, 700 orang. Luasnya wilayah bencana, terutama di daerah pelosok membuat  banyak lokasi yang tidak tersentuh bantuan. Merespons panggilan ini,  PESAT Relief meluncur ke beberapa lokasi di Pariaman.
  trauma healing
    Trauma Healing

Tenda dan Makanan untuk 501 Keluarga
Hari pertama, tim tiba di lokasi dengan 8 unit tenda ukuran besar yang bisa menampung banyak orang dan juga bisa digunakan untuk sekolah darurat. Bantuan bagi korban gempa pun segera disusul dengan bantuan pangan yang distribusikan langsung kepada 501 keluarga melalui posko bencana serta ke rumah-rumah mereka yang tersebar di pelosok-pelosok desa.

“Bantuan diberikan langsung ke tangan penduduk sambil mendengar curahan hati mereka. Ada yang menangis karena rumahnya hancur, ada yang menangis karena lapar..,” kisah Ir Mien Koordinator Relief

Perlengkapan dan Makanan Bayi
Selain sembako dan lauk-pauk dalam kaleng, turut dibagikan juga seperangkat perlengkapan bayi ditambah degan makanan dan susu bayi. Sebanyak 100 paket dibagikan untuk keluarga yang mempunyai bayi. Distribusi bantuan ini dapat berjalan lancar meski  harus melalui medan yang sulit di beberapa lokasi.

Trauma Healing   Trauma Healing bagi 1000 Anak
Gempa rupanya menjadi momok yang menakutkan bagi anak-anak.  Digelar di 7 lokasi berbeda di 5 desa, mengambil tempat di halaman sekolah, trauma healing mengajak anak-anak bermain bersama, bernyanyi, mengadakan perlombaan, panggung boneka dengan tema cerita menarik, yang dapat menyita perhatian mereka sehingga melupakan ketakutannya.
Panggung Boneka dalam Trauma Healing    

Trauma healing telah melawat hampir 1000 anak pariaman// mereka semua kini telah sembuh dari trauma. “Di sini tim pesat berusaha menolong sebanyak mungkin anak-anak melalui berbagai macam cara,” ujar Sari, relawan Trauma Healing

Bantuan Paket Sekolah dan GIzi bagi 863 Anak
Sebanyak 863 anak murid sd dan tk yang terdaftar di 9 sekolah mendapatkan bantuan berupa paket perlengkapan sekolah. Bantuan ini sangat penting karena gempa dan tanah longsor telah mengubur semuanya. Masing-masing anak-anak sekolah ini juga diberi paket gizi tambahan yang berisi biskuit, susu uht, dan sosis siap makan.

Terima kasih. Anda telah menolong 1000 anak dan 500 keluarga korban gempa Padang.

===========================================================

INDONESIA adalah negeri yang luas, beragam kondisi geografis. Namun,tidak seluruh wilayah di Indonesia memliliki tanah yang subur, sebagian tandus dengan sedikit air tanah dan sulit ditanami. Indonesia juga terletak di sabuk api (Ring of Fire) dan diantara patahan lempeng-lempeng bumi.
kekeringan
  KEKERINGAN: Berbagai macam kondisi alam dan iklim kerap mempengaruhi kehidupan masyarakatnya. Saat kemarau panjang dan kekeringan melanda, maka kekurangan air dan panen yang gagal akan menyengsarakan masyarakat.
kelaparan yahukimo
  KELAPARAN: Seperti penduduk Yahukimo di pegunungan Jayawijaya Papua yang menderita kelaparan panjang akibat panen yang gagal, dan anak-anak Suku mamboru di Sumba Barat-NTT yang tumbuh tidak sempurna dengan gizi buruk (malnutrisi) akibat kelangkaan pangan.
gempa bumi
  BENCANA ALAM: Tidak sampai di situ, letak geografis Indonesia di ekuator, yang tanpa sadar kita tinggal di sabuk gunung-gunung berapi dan patahan lempeng dunia, dan "tidur dengan musuh". Perubahan tektonik dan vulkanik di kerak bumi tak jarang membawa derita yang tak sedikit; seperti tsunami di Aceh, gempa bumi di Nias, Jogja, Mentawai, Papua, dan tempat lain.
AKSI TANGGAP DARURAT
Ketika bencana-bencana tersebut terjadi kita harus berlomba menjadi yang pertama datang untuk membantu meringankan beban para korban. Divisi Relief PESAT (Program Bantuan Kemanusiaan) telah terlibat dengan aksi tanggap-darurat dan restrukturisasi pascabencana, seperti di Aceh, Nias, Jogja, Mentawai dan untuk para korban bencana kelaparan seperti Yahukimo-Papua dan Sumba-NTT.
 
 
DISTRIBUSI BANTUAN
button

PADANG: Oktober 2009 Mendistribusikan bantuan tenda dan makanan untuk 501 keluarga. Trauma Healing untuk 1000 anak, mendistribusikan paket sekolah dan gizi tambahan untuk 863 anak di 9 sekolah. Memberikan paket perlengkapan bayi + makanan dan susu bayi untuk 100 keluarga yang punya bayi.

button

MENTAWAI: September 2007 Mendistribusikan 4 Ton sembako bagi 1.390 KK di 8 dusun (4 desa) di pulau Sipora. Serta membangun kembali 3 gedung TK yang roboh di pulau Sipora.

button
YAHUKIMO: Jan - Apr 2006 Menerbangkan dokter dan Obat-obatan serta Sembako. Menjangkau 6 distrik dan berhasil menolong 1.012 orang
button
SUMBA: Agt 2005 - Des 2006 Intervensi Asupan Gizi bagi 389 anak penderita malnutrisi dan busung lapar di 6 desa di Sumba Barat, NTT
button
JOGJAKARTA: Mei-Juni 2006 > Mendistribusikan bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok ke 21 lokasi bencana.
   
button

ACEH: Januari 2005 >> Mendarat di Hari kedua Pascatsunami dengan Paramedis dan 1 Peti Kemas Obat-obatan

Maret - Des 2005 >> Membangun 248 unit Rumah type 36 di 3 lokasi bagi Korban Tsunami

Jan - Des 2005 >> Memasok bahan pangan di 16 lokasi pengungsian.

nias gempa

NIAS: Maret 2005 >> Membangun Kembali 4 TK Korban Gempa

nias gempa
Bantuan pangan bagi 575 KK

 

 
 
 
Copyright © 2008 PESAT. All rights reserved.