Menolong Korban Gempa dan Tsunami Palu

Menolong Korban Gempa dan Tsunami Palu

Menolong Korban Gempa dan Tsunami Palu

Gempa dan tsunami di Palu dan Donggala (28/9) mengakibatkan 1.763 orang meninggal, 2.549 terluka, 74.444 orang mengungsi, dan 65.733 rumah rusak. PESAT menurunkan Tim Tanggap Bencana “Melayani Sesama”, dan pada 2 Oktober sudah bergerak ke kota Palu melalui Tinombo sejauh 200 km menyisir lokasi-lokasi bencana. Berikut laporan langsung dari lapangan.

 

NEWS UPDATE

Sabtu, 6 Oktober 2018, malam di kota Palu masih gelap, bersyukur armada tim pembawa bantuan logistik yang bergerak dari Makassar sudah tiba di Palu. Logistik sekitar 4 ton terdiri dari beras, gula, air, minyak, mie instan, telur, susu, pakaian dalam, sarung, dll.

Pagi (7/10) tim menyisir lokasi pengunsian yang belum terjangkau, dan menemukan tiga lokasi pengungsian; lokasi pertama di Kel. Kayuwalue, Kec. Palu Utara ada 150 KK yang tinggal di lereng perbukitan. Lokasi kedua di desa Dompi, Kec. Sirenja Donggala (95 km dari Palu) ada 1500 KK. Lokasi ketiga, Kel. Pantoloan dan Weni 300 KK.

Tim PESAT “Melayani Sesama” yang kali ini bersandi “RISE UP!” hadir membantu mereka yang belum tersentuh bantuan, di kamp-kamp pengungsian yang agak jauh dari kota dan terpencil yang sulit diakses kendaraan besar. Setiap hari tim selalu mencari lokasi-lokasi pengungsian lain.

Berikut, sedikit kisah perjalanan tim memasuki daerah bencana;

 

Selasa 2 Oktober, dua hari pascabencana, tim memasuki wilayah pesisir Donggala, dampak gempa dan tsunami memberikan pemandangan mengerikan; rumah-rumah dan pertokoan hancur, mobil-mobil bergelimpangan, kapal-kapal kandas diantara pemukiman, dan lubang-lubang menganga di jalan yang terbelah. Kota Palu pagi ini mencekam. Baru saja ada lagi dua gempa besar yang mengguncang.

Listrik masih padam, jaringan komunikasi masih sulit, sampai pagi ini (2/10) antrian BBM di SPBU masih sangat panjang. Air bersih mulai sulit. Di udara mulai tercium bau jenasah. Tenda-tenda pengungsian dibuka di lapangan- lapangan, masyarakat masih takut gempa susulan yang lebih besar. Duka, gelisah dan trauma tampak di wajah mereka, banyak diantara mereka yang kehilangan sanak saudara, tempat tinggal, dan harta benda.

 

Kamis, 4 Oktober, beberapa barang bantuan sudah didistribusikan ke tenda-tenda pengungsian di wilayah Talise, Bamba, dan Kadongo, Kel. Taweili Kab Donggala. Sedikitnya 300 KK telah menerima sembako, susu bayi, selimut bayi, tikar, air bersih, tenda dan obat-obatan. Bersama tim juga ada 3 dokter yang menangani korban luka dan memberi obat-obatan.

Persembahan Kasih bagi korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala bisa dikirim ke BCA no. 391-131-8383 atas nama Yayasan Pelayanan Desa Terpadu. Mohon kirimkan bukti transfer anda melalui WA 085248553290 atau e-mail ke pesatjkt@gmail.com

Copyright © 2017 PESAT. All rights reserved.