header traveller
Home Tentang PESAT Kerjasama Dukung Kami Sahabat PESAT Hubungi Kami
 
Language Selection
Switch to English
 
 
Saksikan Video pelayanan Suku Lauje 
SD Mootuwu di Suku Lauje
 
 
 
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
PENDIDIKAN DASAR; SUKU TERASING

Resmikan Sekolah untuk Suku Lauje

 
 Peresmian SD Mootuwu Terpadu, Mootuwu berarti Hidup.
 

TELUK TOMINI - SULAWESI TENGAH

Nun Jauh di puncak pegunungan berselimut kabut, sebuah sekolah dasar didirikan untuk anak-anak suku terasing Lauje Siavu. Setelah selama tiga tahun belajar di rumah kayu beratap jerami akhirnya mereka bisa merasakan duduk di ruang kelas selayaknya sekolah. Keceriaan tak terbendung merona di wajah-wajah mungil itu. Mereka kini telah akrab dengan pensil dan kertas.

Parade kabut perlahan lewat di halaman sekolah, puluhan murid berbaris rapih tanpa alas kaki, dihadapan mereka berdiri bangunan dengan tiga ruang kelas dan di belakang mereka juga berdiri bangunan baru asrama yang hampir sama besarnya, kedua bangunan itu bertengger di punggung sebuah bukit diapit beberapa bukit lain yang lebih tinggi.

Tepat di teras sekolah, para bapak dan ibu guru berdiri menghadap barisan yang di dalamnya juga terdapat para orang tua."Kedatangan kami ke sini adalah untuk membuat kalian pintar, biar sama seperti kami, para guru..," Rensius Sinaga, Ketua Wilayah Sulawesi & Maluku membuka percakapan pagi itu sebelum akhirnya dengan mengetuk sebongkah batang pohon ia meresmikan sekolah dasar yang diberi nama SD Mootuwu Terpadu tersebut. Dalam Bahasa Lauje, Mootuwu berarti hidup.

SD Mootuwu Terapdu Lauje Siavu
Photo: tony(c)2012. All rights reserved

Sudah ada empat guru yang mengajar, semuanya pria dan masih muda. Sebelum berdirinya bangunan sekolah yang baru ini, para guru mengajar di sebuah rumah beratap jerami yang mereka dirikan di masa awal perintisan.

Semua orang yang mendaki pada siang kemarin mencapai lokasi ini dengan maksud untuk meresmikan berdirinya sekolah ini, yang meski masih berjalan secara informal namun telah membangun generasi suku Lauje, hadir diantara para pendaki adalah Direktur Eksekutif Yayasan PESAT Hans Geni Arthanto, MA.

"Beryukur atas anugerah Tuhan, karenanya kita bisa mendirikan sekolah ini, membuka sebuah kesempatan dan memberi harapan yang membangun saudara kita yang terbelakang ini, agar mereka juga dapat maju seperti kita," demikian Hans Geni usai peresmian 27 Juli 2012 tersebut.

SD Mootuwu Terpadu lauje
27 JULI 2016 Photo: tony(c)2012. All rights reserved

Kacab wilayah Sulteng Barat Uster Bawembang, SH berharap melalui sekolah ini kita bisa sungguh memberi kesempatan kepada anak terasing ini agar mereka juga dapat maju seperti anak bangsa lainnya di kota. Senada dengan Doni Gareda Koordinator Tim Penjangkauan Suku Lauje, anak muda kelahiran Talaud yang telah tiga tahun memberi hidupnya untuk Orang Lauje ini sangat berharap agar di ke depannya mereka tidak hanya belajar di sekolah di atas gunung ini, tapi bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi di sekolah-sekolah di kota terdekat di dataran rendah.

Masyarakat Lauje yang terasing ini menujukkan wajah yang gembira, terlebih kepala suku dan para kepala adat, sebuah perubahan dan kemajuan telah terjadi disini, ungkap mereka. Rensius pun berharap agar melalui pelayanan ini bisa membangkitkan generasi baru orang terasing Lauje yang bisa membangun sukunya. (tony)

 

 

 

SD Mootuwu Terpdu
SD Mootuwu Terpdu lauje
 
Peresmian SD Mootuwu Terpadu
Photo: tony(c)2012. All rights reserved
 
 
 
 
 
 
 
 

-------------------------------------------------------------------------

v Baca kisah perjalanan lainnya :    
traveller- catatan perjalanan ke lembah baliem   toraja note   Mahakam
         
Traveller Boyolali Highland   Saksikan Video pelayanan Suku Lauje v   SD Mootuwu di Suku Lauje

 

 
 
 
 
Copyright © 2008 PESAT. All rights reserved.