Home Tentang PESAT Kerjasama Dukung Kami Surat Pembaca Hubungi Kami
 
Language Selection
Switch to English

 

 
APRIL 2016  
TRAINING INTENSIF GURU TAMAN KANAK-KANAK - MELATIH ORANG LOKAL  

“Aah.. gak ada duitnya kalau ngajar TK..”

 
PAUD yang didirikan peserta training di Ogan Komering
SEBUAH PAUD YANG DIDIRIKAN PESERTA TRAINING DI OGAN KOMERING
 

Tidak mudah. Kendalanya ada di sumber daya manusia, kita ingin membuka banyak PAUD, tapi kita tidak punya SDM, sementara kita berkejaran dengan waktu karena generasi terus bertumbuh.

Jalan keluarnya adalah membuka training dan melatih orang -orang lokal agar memenuhi standar kompetensi pengajar PAUD.

Kami ke desa-desa mencari yang mau mengajar anak usia dini, tapi rata-rata yang bersedia hanya lulusan SD atau SMP, kalau yang SMA lebih suka cari kerja ke kota. Kami memotivasi mereka untuk memberi hidup buat Tuhan, mereka bilang “Aah.. gak ada duitnya kalau ngajar TK..”

Tapi Puji Tuhan, pusat pelatihan kita bisa menjalankan dua gelombang training dalam setahun, dengan peserta 30-35 orang setiap gelombang. Setelah beberapa tahun berjalan, hasilnya, sesuai harapan; peserta training rata-rata merintis TK/ PAUD di desa mereka.

Selesai training, kami blusukan ke pedalaman Bengkulu, menuju sebuah PAUD diantara perkebunan sawit dan kopi. Kami bertemu Nita, dara manis berusia 22 tahun ini baru sebulan mengajar di PAUD yang juga baru dibuka.

“Belum pernah ada PAUD di desa ini, jadi taman kanak-kanak adalah hal baru bagi mereka, dan anak-anak nakalnya luar biasa, tidak bisa diatur,” Nita bercerita setengah curhat. Bahkan sendal saya pernah dibuang, tambah Nita sambil merajuk.

”Saya sangat tidak sabar dengan anak-anak, jadi kalau melihat anak yang susah diatur, tangan saya tuh sudah gatel mau nyubit!”, ujar Nita.
Tapi setelah training, saya jadi mengerti dunia anak. Dari apa yang diajarkan, saya jadi bisa memahami karakter anak-anak, karena kita bisa mengerti tentang psikologi anak, bagaimana cara menangani anak-anak..," papar Nita.

Bahkan yang menarik adalah saya bisa mulai melihat bakat mereka, lebih dari itu saya termotivasi membuat “rumah pintar bahasa” untuk mengajari mereka berbahasa Indonesia karena anak-anak menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa sehari-hari.

Memang selain ditanamkan visi PESAT untuk membangun generasi di pedesaan, dalam training ini para peserta dipersiap-kan tidak hanya untuk bisa mengajar anak, mereka juga harus menjadi teladan yang menularkan karakter baik kepada anak.

“Kami lebih dulu membentuk dasar dalam diri para calon guru ini agar siap menjadi guru TK/PAUD yang berkarakter Kristus,” tandas Agus Sutopo, Kepala Pusat Pelatihan di Palembang.

 

Training PAUD di daerah lain >

info training terkini >

 

Workshop untuk Guru PAUD di Sumba, NTT
workshop untuk guru PAUD di Sumba, NTT
Para peserta workshop Mengajar PAUD di Sumba - NTT Photo: doc PESAT Sumba (c) 2016 All rights reserved
Untuk menambah pengetahuan para pengajar PAUD di Kecamatan Pinipahar – Sumba, PESAT memberikan workshop kepada 15 guru, seperti yang dilaporkan Barnabas Liliek, Koordinator PESAT di Sumba.
Workshop yang dilakukan secara santai di luar ruang tersebut diikuti sangar antusias dan penuh perhatian. Materi yang ditambahkan antara lain: mengajarkan lagu-lagu anak, teknik bercerita, kreatifitas alat peraga edukasi (APE), dan diskusi tentang kurikulum.
 
 
 
 
 
 
 

 

 
 
 
 
Copyright © 2008 PESAT. All rights reserved.