headerx
Home Tentang PESAT Kerjasama Dukung Kami Sahabat PESAT Hubungi Kami
 
Language Selection
Switch to English
 
 

 

 

 

 
INSPIRING STORY  

Sepeda Ontel di Jalan Becek

 
 
Sulistiowati
SULIS DI DEPAN TK KAPERNAUM, KETIKA MATAHARI TERBIT KEMBALI DI TAHUN KE-21 IA BERADA DI DESA TRANSMIGRAN LAMPUNG

 

Lebih 21 tahun berada di desa transmigran Lampung, Sulistiawati (42) menjadi saksi dari perkembangan masyarakat di daerah paling keras di seluruh tanah Lampung ini. Adalah desa Ringinsari di Lampung Utara, dulu gajah masih melintas di desa ini.

Saya pernah menangis ketika jalan tanah merah menjadi becek luar biasa di pagi hari karena hujan lebat semalam, dan saya tidak menangis lantaran jalan menjadi sangat berat untuk dilalui dengan sepeda ontel, tapi saya menangis karena sedih jika tidak bisa sampai ke TK dan membiarkan anak-anak menunggu lalu kembali ke rumah dengan kecewa..

Setelah bersusah-payah dan jatuh bangun akhirnya saya sampai juga di TK meski agak siang.. tapi kelelahan saya sirna ketika melihat mereka masih setia menunggu dan bersorak gembira ketika melihat saya datang dengan sepeda..

Anak-anak yang saya didik sekarang sudah banyak yang menjadi pegawai dan hidup mereka lebih baik. “Dulu masyarakat hanya mengusahakan singkong lalu dijual ke pabrik tepung tapioka, tapi perlahan mereka mulai bertani karet, rumah-rumah transmigrasi yang terbuat dari papan pun kini sudah banyak yang dibangun permanen, Sulistiawati berbicara di halaman TK Kapernaum yang berumput sembari diterpa cerahnya sinar matahari terbit pagi itu.

PESAT membuka TK di beberapa desa transmigrasi di pelosok Lampung karena memang waktu itu anak-anak tidak ada yang sekolah, dan pendidikan anak usia dini memang tidak begitu diperhatikan, karena masyarakat juga belum mengenal pendidikan anak usia dini, tidak seperti sekarang membuka PAUD menjamur dimana-mana meski kualitasnya masih dipertanyakan.

“Yang paling saya ingat waktu TK itu adalah lagu dondong kedondong..,” seorang murid saya yang sudah dewasa bilang waktu ia bertemu saya.. “Ini berarti apa yang kita tanamkan di TK itu akan selalu teringat, sampai mereka besar pun tidak akan dilupakan.. anak-anak yang tumbuh bersama TK kita itu memang berbeda dari anak lainnya..,” terang Sulis.

Dari kecil kita sudah menanamkan mereka cerita-cerita yang isinya mengajarkan tentang karakter, saya merasa bersyukur dan senang jika anak-anak berhasil dalam hidup mereka ditambah lagi mereka bertumbuh dewasa dan menjadi pribadi-pribadi yang takut akan Tuhan. itu berarti pelayanan kita selama ini tidak sia-sia, ucapnya penuh semangat.

 

TK yang Melayani Masyarakat

Kami para guru tidak hanya melayani anak-anak di sekolah saja, tapi juga kami rutin mengunjungi rumah-rumah masyarakat, sehingga banyak sekali kami tahu tentang beban hidup mereka. Kami selalu berusaha menolong meski lebih banyak dengan doa, misalnya ada penduduk yang sakit, puji Tuhan banyak yang sembuh setelah kami doakan.

Kerasnya alam dan kehidupan trans membuat banyak orang mengalami luka bathin, banyak keluarga menjadi tidak utuh karena harus berpisah lama dan jauh demi mencari nafkah agar bisa bertahan hidup, banyak orang seperti mengalami kekeringan, kami para ibu guru juga bisa merasakan kesusahan ini karena kami tinggal di desa yang sama, tapi kami lalu selalu datang ke rumah-rumah masyarakat untuk saling menguatkan, mendoakan, sekedar memberikan pelukan. Banyak yang setelah melewati masa-masa sulit itu lalu bilang ke saya bahwa mereka semangat karena merasa diperhatikan dan dipedulikan.. dan untuk itu semua tentu nama Tuhan dimuliakan di desa ini.

Minat masyarakat untuk menyekolah anak-anak usia dini mereka kini sudah semakin tinggi, tapi memang TK -Tk kita di seluruh Lampung sedang kekurangan guru, tapi memang Tuhan baik, Dia menggerakkan ibu-ibu desa untuk mau terbeban. Kami melatih mereka untuk menjadi asisten mengajar, perlahan ibu-ibu ini pun bisa menguasai kelas. Saya melihatnya sebagai kekuatan masyarakat lokal untuk turut terlibat membangun generasinya.. (tony)

 

 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Copyright © 2008 PESAT. All rights reserved.